Rabu, 09 Juni 2021

Baiklah

 

Pict:pinterest.

13:29

Aku hanya manusia biasa, yang tidak    sesabar orang katakan. Aku tidak bisa menahan dengan lama, anggap saja aku manusia bodoh yang mudah emosi, terserah kalian. 

Aku hanya muak mendengar keluh kesah kalian, kalian tidak melihat waktu. 

Dengan berjalannya waktu, aku dan kalian sama-sama muak,tidak suka cara mereka menguasai nya kan? 

Aku tau bagaimana menegur orang yang lebih tua, aku tau sopan santun terhadap yang diatas, aku tau bagaimananya. Karena aku tidak sebodoh yang kalian pikirkan. Aku juga pasti memikirkan ini dengan lama tidak segamblang orang yang tidak bisa mikir.

Dan..

Saat itu tiba,

Aku menegur mereka dengan sebagaimana mestinya, aku tidak bilang pada mereka "jangan" tapi aku ubah dengan kata yang lebih baik lagi untuk tetap menjaga perasaan mereka. Aku tau orang seperti apa mereka, aku siap menerima konsekuensinya apapun itu.

Tapi,

Kalian memarahiku, menyudutkanku, memprovokasikan bahwa aku salah. 

"BODOH, JANGAN MELAKUKAN ITU. KAMU TAU KAN MAU SEBAIK APAPUN MENEGUR RESPON MEREKA GIMANA SEKARANG?"

iya aku salah.

Maaf. 

Aku tidak akan peduli pada keluh kesah kalian, aku tidak ingin ikut campur. Lebih baik mendengarkan musik keras daripada mendengar itu.

Padahal, jangan munafik aku tau kalian juga senang. Tapi apapun yang kulakukan tetap salah ya..

Maaf.

Kamis, 28 Mei 2020

MIMPI




  Jarang sekali aku bangun jam 7 malam saat dalam keadaan 'libur' gini..mungkin karena kemaren malam aku begadang hihihi dan kondisi perut masa 'libur' ini sungguh sakit dan keram huhu. Bodohnya pagi tadi aku bukannya langsung tidur malah berleha-leha sambil membaca aplikasi offline apa lagi selain wattpad bukan? hahaha itulah aku suka tidak tau jam saat sudah fokus dalam dunia wattpad.
  Didalam mimpi itu haaah random sekali tapi sungguh itu sangat menyenangkan sampai rasanya aku tinggal 1hari didalamnya. Aku disana mendapatkan piala karena mengikuti lomba hahha yang absurd sekali tapi itu diadakan dengan kategori silat, ingin sekali ku tertawa keras karena lombanya yang aku jalani berupa ninja warrior banyak tempat ketinggian haduuuh...dan bukan aku saja yang disana tetapi ada kakak perempuan keduaku,adik lelakiku,dan banyak sepupu disana hahaha.
  Aku bangun karena hampir beberapa kali mamah memanggilku untuk bangun dan mendengar mamah dan papah berbicara seperti ini "biasa begadang mending kerjain sesuatu blablabla" bukannya aku bangun aku berpikir untuk 10menit melanjutkan karena dimipi ku ada sesi menyambut kemenangan yang sampai-sampai semua dari keluarga besar mamah dan papah bangga terhadap diriku huwaaaaaa aku bahagiaaaa..
  Akhirnya aku bangun jam 7 kurang sebelum isya, dan berpikir 'indah sekali mimpi gua yah,jika ada keajaiban bolehkah aku tinggal dimimpi saja? walau itu hanya mimpi huft~' dan setalah itu aku langsung begergas mandi dan mencuci piring.

Kamis, 14 Mei 2020

BERGUNA



  Mungkin kalian pernah menjadi korban aku atau kalian pernah punya pengalaman kaya gini hehehe..
Berusaha menjadi orang berguna dikalangan temen, karena aku udah berusaha dikalangan keluarga tapi hasilnya minim hahaha. Aku dari dulu sape sekarang selalu spam chat,komentar status temen yang lagi sedih bukan kepo tapi ingin membuat dia kuat,jangan insecure yang berlebihan..aku pun merasa insecure sih tapi dalam kalangan keluarga karena aku hanya gambaran nun mati 'ada,tapi tidak dianggap'.
  Dimasa pandemi ini aku banyak menawarkan jasa joki ketemen-temen,bukan karena gabut bukan,bukan karena gada kerjaan tapii...aku ngelakuin ini supaya 'apa yang aku rasain' itu berkurang tidak berubah menjadi marah atau benci. Aku berusaha melakukan apapun termasuk spam-spam temen yang sudah menjadi korban kegajelasan ku dari dulu,aku mensupport temen yang sedang curhat karen apatah hati,aku mengetik blog ini,aku melukis,aku mencoba menggambar,aku coba bermain game HANYA untuk menghindari 'perasaan yang dari dulu sudah menumpuk', 'rasa sakit' ini lahir saat aku kelas 2 SMP, aku dulu berpikiran kalau 'rasa sakit' ini akan menghilang dengan berkurangnya usia ku hahahah lucu sekali. 
  Tapi nyatanya, semakin aku berkurangnya/dewasanya, aku semakin overthingking,melakukan hal-hal yang 'dulu' seharusnya aku tidak lakukan.Bukannya aku cari perhatian "ah si ini mah caper doang biar dikasianin", hey aku tidak butuh kasian dan keponya kalian. Aku mengetik disini hanya memang hovi,berbagi cerita mungkin salah dari kalian bisa menjadi akrab karena bisa saling percaya untuk berbagi cerita.


Sudah cukup untuk mengatakan aku hanya mencari perhatian atau cari muka, yang aku inginkan hanyalah dukungan yang setia dan adanya kalian suka maupun duka.

Kamis, 30 April 2020

BERBEDA



  Berbeda didalam keluarga itu gaenak,risih,selalu diakhirkan tidak melihat kamu anak pertama,kedua, maupun ketiga itu sungguh menyakitkan. Aku selalu mencoba agar mereka bangga padaku, mungkin emang dasarnya aku tidak diharapkan semua usahaku sia-sia. 
  Berbeda dikalanga teman-teman dan sahabat pn tidak ada bedanya tetap 'tidak dianggap', semakin kesini aku sudah terbiasa apa itu 'tidak dianggap dan tidak diharapkan' seperti nasi sudah menjadi makanan sehari-hariku. Meminta dukungan ke keluarga sudah tidak ada harapan, mengetik begini saja aku sudah cengeng pantas aku 'tidak berguna' dan tidak kuat seperti kakak dan adik dirumah. Bukan hanya keluarga, yang aku harapkan seperti alm.nenek yang aku banggakan,yang aku harapkan satu-satunya bisa menjadi orang yang menyayangiku sepenuh hati,tidak peduli betapa seringnya aku menangis,mengeluh,bercerita sampai membuat nenek jengah mendengarnya.
  Tapi, ternyata setelah mamah bercerita tentang alm.nenek bagaimana dulu bersama cucunya, setelah mendengar keseluruhan cerita...pupuslah sudah harapanku. Tidak ada atau mungkin belum yang bisa aku harapkan, aku tau dunia itu fana, tapi dengan hidupnya bersama tapi terasa sendiri itu sungguh-sungguh menyakitkan. Dengan mencintai,menyayangi,dan hanya percaya diri sendiri saja itu gak cukup hanya 50% dalam hidup. Diejek,dibody shaming, dikatakan 'useless' oleh keluarga mana bisa aku sekuat captain marvel? aku hanya seorang manusia yang banyak kekurangan,kecerobohan,kebodohan, yang mereka katakan 'aku tak layak ada dirumah',itulah alasan aku selalu ada di kamar sepanjang waktu dan keluar pun hanya melaukan ibadah,ambil makan dan minum,serta ke kamar mandi.
  Aku mencoba belajar-belajar dan teruss belajar sampai otakku berasap aku sudah tidak peduli dengan mereka yang mengatakan aku lemah,tidak berguna,yang menjatuhiku. Aku belajar hanya dengan buku seadanya dan laptop saja udah bersyukur walau tidak seperti mereka memakai 'sarana dan transportasi'. Aku banyak mengasah kemampuanku yang mungki mereka berpikir aku hanya manusia berpikiran dangkal, tapi aku bisa menghapal dengan 30 menit beberapa hal yang orang lain bilang "ih susah banget tau ini, aku bisanya 2hari", aku bukannya sombong aku hanya cukup bersyukur. Aku sebenarnya bisa melakukan apa yang mereka katakan "dia mana bisa,kamarnya saja berantakan,nilai nya kecil-kecil" aku bisa dan akan selalu bisa dengan dibantu usaha,doa, dan pasrah kepada Yang Maha Esa. Karena, aku tidak ingin ria didepan mereka, seperti mereka saudara kandungku bercerita yang menurutku, mungkin semua orang pernah mengalaminya termasuk aku.
Semoga keadaan ini tidak selamanya, karena aku tidak nyaman seperti ini. Mungkin salah satu dari kalian bisa membaca ini. :) 

Senin, 27 April 2020

MAAF



Minta maaf itu mudah, minta sana,maaf sini,dan maaf dimana-mana. Untuk diucapkan mudah tapi terkadang sulit untuk diterima, terlihat dari karakter yang kamu hadapi itu bagaimana, tapi berubah itu lebih sulit  lagi.
Karena, ketahuilah orang-orang yang tidak berubah setelah mengatakan maaf itu, terkadang atau lebih tepatnya tidak akan mendapatkan kesempatan kedua.

Jadi, minta maaflah, lantas berubah. Semua kata 'maaf' akan terasa sia-sia jika kamu tidak berubah.
RUANG



Diruangan ini aku berdiam kesepian dan hanya ditemani suara kicauan burung saat terangnya cuaca di hari ini. Banyak yang aku pikirkan, tanpa sadar detik waktu di dinding yang menempel sudah bukan lagi ditempat tadi yang terakhir kulihat, bersama kedua mata yang menyapu melihat setiap sudut yang lumayan sederhana dan menyejukkan.

Tempat ini memiliki banyak kenangan suka dan duka, yah hanya aku yang mengalami sendirian. Ruang ini akan berbeda suasana jika penghuninya berbeda, aku sebenarnya keberatan kedatangan 'orang asing' karena aku tak bisa berpikir banyak dan itu menganggu kalau kau mengerti bagaimana itu 'kebiasaan' selalu sendiri.